Kesalahan fatal tersebut adalah kesalahan sang pelatih yang tidak menurunkan pemain muda "Titisan Dewa Krisna" milik PSV Eindhoven, Albert Gudmundsson dalam pertandingan tersebut.
Dibilang sebagai Titisan Dewa Krisna, karena Albert Gudmundsson adalah seorang striker yang tajam berkualitas. Pemain kelahiran Reykjavik, Islandia itu berhasil mengantarkan Timnya meraih gelar Juara Eredivisie musim ini.
Seperti yang dikutip dari transfermarkt.com (21/6/2018) Albert Gudmundsson juga telah mencatatkan 3 gol bersama Timnas Islandia, dari total 5 pertandingan yang telah dia jalani. Ini artinya, sang pemain benar-benar tidak pantas untuk mengisi peran sebagai emas penghias bangku cadangan.
Heimir Hallgrimson wajib mengambil keputusan untuk menurunkan Albert sejak menit pertama. Karena dengan begitu, bakat pencetak Hat-trick ke gawang Timnas Indonesia itu bakal memberikan kontribusi yang nyata untuk Strakarnir okkar.
Saat ini, Islandia masih tertahan di posisi ke-3 klasemen sementara grup D Piala Dunia 2018. Mereka wajib memenangi laga menghadapi Nigeria di Volgograd Arena, jika mereka benar-benar ingin mengukir sejarah sebagai Debutan Piala Dunia 2018 terbaik dengan lolos ke babak selanjutnya.
Bagaimana menurut kalian guys?
Sumber



